Pengertian Dan Ciri-Ciri Kata Baku Dan Tidak Baku Beserta Contohnya

pengertian-dan-ciri-ciri-kata-baku-dan-tidak-baku-beserta-contohnya

A. Pengertian Kata Baku

demisnails.com – Kata baku sendiri merupakan sebuah kata yang digunakan sudah sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa yang telah di tentukan, Atau kata baku ialah kata yang sudah benar dengan aturan maupun ejaan kaidah bahasa Indonesia serta sumber utama dari bahasa baku yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kata baku pada umumnya sering dipakai pada kalimat yang resmi, baik itu dalam suatu tulisan maupun dalam sebuah pengungkapan kata-kata.

pengertian-dan-ciri-ciri-kata-baku-dan-tidak-baku-beserta-contohnya

Kata-kata baku yaitu kata yang dipakai sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah di tentukan sebelumnya dan suatu kata dapat disebut dengan kata tidak baku jika kata yang dipakai itu tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. ketidak bakuan suatu kata bukan hanya diakibatkan dari salah penulisan saja, namun dapat juga disebabkan oleh pengucapan yang salah serta penyusunan suatu kalimat yang tidak benar. Dan biasanya kata tidak baku ini selalu muncul dalam percakapan sehari-hari.

B. Ciri-Ciri Kata Baku

Berikut ini merupakan ciri-ciri dari kata Baku, yaitu sebagai berikut:
1. Kata baku tidak di pengaruhi oleh bahasa daerah
2. Kata baku tidak di pengaruhi bahasa asing
3. Pada pemakaian imbuhan secara eksplisit
4. Baku ialah bahasa percakapan
5. Gunakan yang sesuai dengan konteks kalimat
6. Tidak terkontaminasi atau tidak rancu
7. Kata baku tidaklah mengandung arti pleonasme
8. Tidak mengandung hiperkorek

C. Contoh Kata Baku

Contoh dari kata baku ialah sebagai berikut: objek, pasif, praktik, efektif, karena, foto, biosfer, bus, aktif, november, apotek, daftar, nasihat dan lain sebagainya.
Adapun contoh dari Kalimatnya, yaitu: Ayah sedang mengemudikan mobil.

D. Pengertian Kata Tidak Baku

Kata tidak baku ialah kata yang dipakai tidak sesuai dengan pedoman ataupun kaidah bahasa yang sudah ditentukan. Dan biasanya kata tidak baku ini sering dipakai pada saat percakapan sehari-hari atau dalam bahasa tutur. Adapun faktor-faktor yang dapat mengakibatkan munculnya kata tidak baku, diantaranya yaitu sebagai berikut ini:

1. Yang memakai bahasa tidaklah mengetahui bentuk penulisan dari kata yang di maksud.
2. Yang memakai bahasa tidak memperbaiki kesalahan dari penggunaan suatu kata, itulah yang menyebabkan kata tidak baku selalu ada.
3. Yang memakai bahasa bisa terpengaruh oleh orang-orang yang terbiasa memakai kata yang tidak baku.
4. Yang memakai bahasa bisa terbiasa memakai kata tidak baku Contoh Soal Tekanan

E. Contoh Kata Tidak Baku

Contoh dari kata tidak baku ialah sebagai berikut: praktek, pasip, apotik, efektip, karna, poto, biosfir, bis, obyek, nasehat, nopember dan lain sebagainya.  Contoh Kalimatnya: Saya membeli obat di apotik.

Baca Lainnya>>>