Dasar Psikologis Proses Pembelajaran Pendidikan Islam

Dasar Psikologis Proses Pembelajaran Pendidikan Islam

Dasar Psikologis Proses Pembelajaran Pendidikan Islam

Demisnails.com – Perlu Anda tahu nih bahwasannya para ahli pendidikan muslim telah membedakan secara tegas antara pendidikan dan pengajaran. Pendidikan ini sendiri memiliki ruang lingkup yang cukup luas daripada pengajaran. Kami kutipkan dari pendapat Al-Ghazali bahwasannya pendidikan tak hanya terbatas kepada pengajaran saja, sih penanggung jawab juga berkewajiban untuk awasi sih kecil dari beberapa hal sekecil dan juga sedini mungkin. Dia jangan sampai menyeragkan anaknya ada di bawah tanggung jawabnya untuk diasuh dan juga disusui kecuali oleh wanita yang baik, agamis, dan juga hanya memakan sesuatu yang halal.

Dasar Psikologis Proses Pembelajaran Pendidikan Islam

Tak hanya itu saja, Al-Ghazali menambahkan bahwasannya pendidikan itu sama halnya seperti pekerjaan seorang petani yang lagi menyiangi duri dan juga rerumputan supaya tanamannya dapat tumbuh serta berkembang dengan sangat baik. Keseriusan dalam menangani urusan anak menjadikan para ahli pendidikan kepada kesadaran bahwasannya aktifitas pendidikan ini dimulai sejak awal kehidupan.

Dasar psikologis proses pembelajaran pendidikan Islam

  • http://www.ilmubahasainggris.com/contoh-teks-cara-perkenalan-diri-introduction-formal-dan-informal-dalam-bahasa-inggris/ Al-idrak atau kognisi sebagai dasar paling utama dari sebuah pembelajaran. Yang mana para ahli pendidikan muslim ini tengah mengharuskan gurunya memberikan perlakukan yang berbeda-beda pada anak yang cerdas dan juga anak dengan kemampuan terbatas. Guru mengajarkan materi secara jelas dan sederhana supaya bisa dipahami sih anak yang berkemampuan terbatas tersebut, jangan sampai gurunya menyampaikan padanya materi yang cukup rumit dan juga kompleks, karena hal yang demikian ini bisa menyurutkan minat dan juga animonya untuk belajar.
  • Bahkan para ahli pendidikan Islam pun juga telah menegaskan bahwasannya usia yang paling tepat untuk pengajaran awal ini adalah 6 tahun. Yang mana apabila usia sih anak sudah mencapai 6 tahun, maka dia sudah harus dibawah pada guru untuk belajar yang lebih serius dan juga intensif lagi.
  • Pemahaman mengenai sebuah subjek didik. Pemahaman tersebut telah tercermin ke dalam : pertama pemahaman mengenai kejiwaan anak yang merupakan sebuah dasar pijakan \untuk keberhasilan pengajaran. Pemahaman yang seperti ini dimulai dengan memahami perihal diri anak lebih dulu memahami lingkungan social anak, khususnya lingkungan keluarganya dengan baik, sebab anak merupakan cerminan dari kondisi di keluarga. Kedua adalah pehamanan guru bahwasannya umumnya anak akan suka sekali bermain, sehingga diharusnya difasilitasi secara tepat.
  • Guru juga tak boleh secara blak-blakan atau terang-terangan bertindak pilih kasih pada peserta didiknya, sebab sih anak sudah mempunyai kepekaan pada tindakan diskriminatif atau pilih kasih yang diterimanya. Hal yang demikian ini bisa saja menimbulkan kebencian di kalangan peserta didik.

Demikianlah dasar psikilogis proses pembelajaran pendidikan Islam yang bisa kami informasikan. Semoga saja bisa bermanfaat ya.

Baca Juga: